BERDOALAH DENGAN TEKUN DAN PERCAYA PENUH


Warta Paroki 17 Oktober 2010
42/Th. C/II/10

Bapak/Ibu yang terkasih,

Pesan berita Injil hari ini, Yesus mendesak supaya kalau kita berdoa: “Berdoalah dengan tekun dan percaya penuh!”. Berdoa memang tidak selalu meminta, tetapi karena keterbatasan, kelemahan dan kekurangan kita, maka doa permohonan masih sangat mungkin dan seringkali kita lakukan dalam doa-doa harian kita. Itu tidak salah.

“Memintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu” (Mat 7:7)

Tetapi memang ada rumus doa yang bagus sekali, yaitu “Doa Bapa Kami!”. Susunannya rapi dan runtut, bagaimana seyogyanya kita berdoa kepada Allah Bapa di surga. Doa Bapa Kami doa yang diciptakan oleh Yesus sendiri untuk kita semua. Yesus mengajar kita, kalau kita berdoa sebaiknya sebagai berikut: “Mengucap syukur dan Memuji Allah!”. Baru kemudian menyampaikan: “Permohonan datangnya Kerajaan Allah di bumi, permohonan rejeki, permohonan pengampunan dosa dan perlindungan dari segala macam godaan dan pencobaan!”. (Bdk. Doa Bapa Kami).

Di banyak tempat dalam Injil, Yesus memang mengajak kita untuk berdoa kepada Allah Bapa dengan tekun dan percaya penuh, doa akan dikabulkan. Contoh: Sta. Monica, setia, tekun dan penuh percaya berdoa kepada Allah Bapa dan Bunda Maria untuk pertobatan anaknya Agustinus. Agustinus tidak hanya bertobat, tetapi berubah total, bahkan menjadi Pastor, kemudian Uskup dan menjadi seorang Santo! Contoh lain: dalam Injil wanita janda, yang terus-menerus mendesak hakim untuk membela haknya. Akhirnya sang hakim mengabulkan permohonan janda itu, karena desakan   yang   tiada    henti-hentinya.

Maka,   Yesus   bersabda:

“Memintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu” (Mat 7:7).

Bapak/Ibu yang terkasih, Kita hendaknya berdoa dengan tekun dan percaya penuh kepada-Nya, begitu juga kalau berdoa kepada Bunda Maria dan santo/santa pelindung kita. Berdoalah dengan sabar dan rendah hati, Allah pasti akan mengabulkan doa-doa kita dengan salah satu cara yang Dia kehendaki. Kehendak Dia adalah: “sebagai anak-Nya, kita aman, damai, selamat, rukun satu sama lain dan berbahagia!”

Seorang pendoa yang baik akan selalu menyesuaikan kehendaknya dengan kehendak Bapa, seperti Maria yang dengan rendah hati dan mantab menjawab: “Jadilah kehendak-Mu!” (Luk 1:38).

Ketekunan dan penuh percaya, kalau kita sedang berdoa, itulah “pesan Injil hari Minggu ini”. Yesus berpesan: “Supaya kita berdoa dengan tekun, berdoa dengan tak jemu-jemunya!”. Allah Tritunggal Mahakudus, dalam Yesus, sang Gembala baik yang mudah tergerak hati-Nya oleh belaskasihan akan mengabulkan doa-doa kita.

“Ya Allah Tritunggal, Curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami!”.

Salam dan doaku,
Pastor St. Endrokaryanto, SCJ.

Sumber, dan berita warta paroki lain silahkan download: Warta Paroki 17 Oktober 2010.

Pos ini dipublikasikan di Renungan Harian, Warta Paroki. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s