ZIAKUL (Ziarah Kuliner) LINGKUNGAN FELICITAS 31 Mei 2009


Ziarah 3 Gereja dan wisata kuliner Katedral – Toasebio – Regina Caeli

GEREJA KATEDRAL Paroki Santa Maria Pelindung Diangkat Ke Surga

Gereja Katedral Jakarta (nama resmi: Santa Maria Pelindung Diangkat Ke Surga, De Kerk van Onze Lieve Vrouwe ten Hemelopneming) adalah sebuah gereja di Jakarta. Gedung gereja ini diresmikan pada 1901 dan dibangun dengan arsitektur neo-gotik dari Eropa, yakni arsitektur yang sangat lazim digunakan untuk membangun gedung gereja beberapa abad yang lalu.

katedral1

Gereja yang sekarang ini dirancang dan dimulai oleh Pastor Antonius Dijkmans dan peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Provicaris Carolus Wenneker. Pekerjaan ini kemudian dilanjutkan oleh Cuypers-Hulswit ketika Dijkmans tidak bisa melanjutkannya, dan kemudian diresmikan dan diberkati pada 21 April 1901 oleh Mgr. Edmundus Sybradus Luypen, SJ, Vikaris Apostolik Jakarta.

Katedral yang kita kenal sekarang sesungguhnya bukanlah gedung gereja yang asli di tempat itu, karena Katedral yang asli diresmikan pada Februari 1810, namun pada 27 Juli 1826 gedung Gereja itu terbakar bersama 180 rumah penduduk di sekitarnya. Lalu pada tanggal 31 Mei 1890 dalam cuaca yang cerah, Gereja itu pun sempat roboh.

katedral7

katedral11

GEREJA TOASEBIO Paroki Santa Maria de Fatima

Bila dilihat dari depan, bangunan berciri khas Cina ini tidak nampak seperti gereja. Bangunan ini, yang sudah berdiri sejak 1850, dulunya adalah rumah seorang Kapitan Cina (orang Tionghoa yang diangkat sebagai kapten lalu dijadikan penguasa setempat oleh Belanda). Kemudian tahun 1950an dibeli oleh biarawan Katolik dan mulai dipakai untuk beribadat. Dikenal sebagai Gereja St Maria Fatima Toasebio karena di situ ada kelenteng tua yang bernama Toa-sai Bio. Yang juga unik dari gereja ini adalah diadakannya ibadat dalam bahasa Mandarin untuk umat yang tinggal di lingkungan pecinan tersebut.

toasebio1

toasebio4

toasebio10

GEREJA PANTAI INDAH KAPUK Paroki Regina Caeli

Gereja Regina Caeli diresmikan tgl 11 Juni 2006 setelah dibangun selama 2 tahun. Sedangkan Paroki Regina Caeli  berdiri pada tgl 20 Januari 2007, yang merupakan paroki ke 60 (paroki termuda) dalam Keuskupan Agung Jakarta. Pastor John Lefteuw MSC yang diminta mencarikan nama pelindung bagi Gereja baru ini memilih Regina Caeli atau “Ratu Surgawi”. Ini salah satu gelar Bunda Maria. Paroki Regina Caeli merupaka hasil pemekaran dari Paroki Stella Maris, Pluit.

pik1

pik3

pik5

Daftar Acara
Pk. 08.30: berkumpul di Taman Mercurius
Pk. 08.45: Berangkat
Pk. 09.30: Menjemput peserta di Stefanus
Pk. 10.30: Tiba di Katedral
Pk. 10.45: Doa Rosario di Goa Maria
Pk. 11.45: Berangkat menuju Toasebio
Pk. 12.30: Tiba di Toasebio, Doa Penyerahan
Pk. 13.15: Makan siang di Gloria/sekitarnya (biaya sendiri),  meninjau daerah perbelanjaan Glodok-Gloria-Petak Sembilan
Pk. 15.30: Berangkat menuju Gereja Regina Caeli
Pk. 17.00: Misa di Gereja Regina Caeli
Pk. 19.00: Makan Malam di Rest. Kuetiaw Singapore Pluit
Pk. 20.30: Kembali ke VCM

Rincian Biaya
Transport PP dengan bus Blue Star  Rp.   50.000,-
Snack & Minuman selama perjalanan  Rp.   15.000,-
Stipendium Rp.   10.000,-
Makan Malam Rp.   70.000,-
Lain-lain Rp.     5.000,-
Total Biaya Rp. 150.000,-

 

Dikirim oleh Herman Tanuwijaya

Pos ini dipublikasikan di Buletin, Undangan dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s