KEUNTUNGAN HARAM


RENUNGAN HARIAN RABU, 8 OKTOBER 2008

“Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan, mengenai ukuram timbangan dan sukatan” (Imamat 19:35)

Saudara yang terkasih, di salah satu stasiun televisi swasta ada tayangan dengan judul “Telusur”. Program ini merupakan investigasi yang dilakukan para reporternya untuk menemukan bebagai macam kecurangan usaha di tanah air. Apa saja yang sudah berhasil mereka temukan? Sapi glonggong. Sebelum disembelih, sapi diberi minum air sebanyak mungkin sehingga timbangannya naik. Akibatnya, kualitas dagingnya menurun. Hal yang sama terjadi pada pedagang babi. Sebelum diambil pembeli, babi itu diberi makan ketela sebanyak-banyaknya untuk menaikkan harga timbangannya. Semangka pun dikerjain. Agar tampak merah dan menggiurkan, maka sebelum dipasarkan, buah semangka itu disuntikkan dengan cairan pewarna. Akibatnya, warnanya memang merah, tetapi berbahaya bagi kesehatan. Ada lagi minyak goreng bekas yang didaur ulang dengan menambahkan bahan kimia tertentu, sehingga jernih kembali. Di Tiongkok lebih gila lagi, ada telur buatan yang baik bentuk maupun rasanya mirip sekali dengan yang asli.

Saudara yang terkasih, perbuatan di atas jelas-jelas melanggar hukum baik hukum manusia maupun hukum Tuhan. Apa yang mendasari mereka melakukan tindakan semacam itu? Mereka ingin meraup keuntungan sebesar-besarnya tanpa mempertimbangkan dampak buruknya baik bagi mereka maupun orang lain. Dampak buruk bagi orang lain jelas. Lalu apa dampaknya bagi pelaku? Hati nurani mereka akan menjadi semakin tumpul dan kejahatan menjadi kebiasaan yang tidak lagi menakutkan mereka. Mari berbisnis dengan cara yang benar.

Bapa, aku mengucap syukur karena Engkau memberiku peringatan ini agar aku pun tidak terjebak untuk melakukan praktik-praktik yang merugikan.

Pos ini dipublikasikan di Buletin, Renungan Harian. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s