SALAH KAPRAH


(Bacaan : Mazmur 23:1-6)

“Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku” (Mazmur 23:4)

Selama beberapa tahun terlibat aktif dalam dunia pelayanan, ada satu pertanyaan yang selalu ditanyakan jemaat kepada saya, “Mengapa setelah menerima Tuhan Yesus hidup kok jadi tambah susah?” Seharusnya penuh berkat dan sukacita, tapi kenapa jadinya begini ya. Apa ada yang salah, padahal saya selalu taat pada Tuhan?”

Salah kaprah tentang iman Kristen banyak memunculkan masalah. Bila membaca Mazmur 23 kita akan mendapati indahnya hidup dalam Tuhan. Saripati semuanya ada pada ayat pertama, “TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.” Penjabarannya sendiri ada pada ayat-ayat berikutnya. Sayangnya kita kerap terlena dan mengabaikan isi ayat empat yang mengatakan tentang bahaya yang ada dalam lembah kekelaman. Akibatnya saat masalah datang, kita menjadi lemah dan gampang jatuh karena kita juga mengabaikan bagian lain dari ayat ini yang berkata, “Engkau besertaku”. Padahal ini adalah bagian terpenting sekaligus alasan mendasar dari semuanya.

Terkadang Tuhan mengizinkan kita mengalami masa-masa suram untuk mengasah diri. Biarpun terkadang tidak menyenangkan secara manusia, mari kita belajar hidup sesuai dengan jalan yang ditetapkan-Nya. Kita akan melihat bahwa bersama-Nya kita tidak berkekurangan apa pun yang baik!

Janji Tuhan adalah kesetiaan dalam masa suka dan duka.

Pos ini dipublikasikan di Buletin, Renungan Harian. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s