Tanda Salib


Mengapa Anda bangga menjadi orang Katolik ? Apa sih istimewanya orang Katolik itu ? Terlepas dari apa pun jawaban Anda, ada satu keistimewaan yang kita punyai sebagai orang Katolik, yaitu TANDA SALIB.

Mengapa istimewa ?

Tanda salib merupakan suatu rangkaian doa yang walaupun singkat tetapi sangat padat dan dalam maknanya.

Berikut ini penjelasan dari masing-masing bagian tanda salib.

Demi Nama Bapa… ( di dahi )

Hal ini menandakan bahwa Allah Bapa merencanakan, menciptakan dan menyelenggarakan segala sesuatunya. Otak adalah pusat segalanya. Otak tempat kita berpikir, tempat kita merencanakan. Bapa merencanakan Putra-Nya untuk datang ke dunia sebagai penyelamat yang menyelamatkan umat manusia. Dan Bapalah yang menyelenggarakan segala karya dan hidup Yesus. Oleh karena itu kita melanjutkan dengan :

Dan Putra…

Di sini sering terjadi kesalahan karena banyak yang melakukan di dada ( horizontal dengan Roh Kudus ). Yang benar adalah di pusar, karena tali pusar adalah tali kehidupan, tali yang menyambung antara ibu dan anak. Disinilah janin mendapat makan dan mendapat curahan kehidupan. Dan Yesus lahir sebagai manusia untuk menyelamatkan manusia. Dan karya-Nya itu dimulai dari sejak kita masih berupa janin. Kita semua tahu bahwa Yesus kemudian harus meninggalkan dunia untuk kembali kepada Bapa-Nya.

Dan Roh Kudus ( horizontal di dada )

Bapa sangat mencintai kita dan terus berusaha menyelenggarakan hidup kita sebaik-baiknya. Maka Bapa mengirim Roh Kudus-Nya agar tetap mendampingi, melindungi dan menjaga kita, sehingga kita akan senantiasa mengundang dan enghadirkan Allah Tri Tunggal kita dalam setiap kehidupan, untuk senantiasa menjagai kita sampai kedatangan Allah Putra kembali.

Dengan tanda salib tubuh kita telah dimeterai dan disucikan oleh Allah. Dalam segala kegiatan kita : sewaktu kita tidur, kita belajar, kita bekerja, kita melakukan pelayanan, kita makan, kita susah, kita senang, kita tertawa, kita menangis. Jika kita membuat tanda salib itu berarti kita mengundang Allah Tri Tunggal untuk menjaga, melindungi kita sehingga kita tidak melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendak Bapa.

Tanda salib juga merupakan tanda persatuan kita dengan sesama umat Katolik, misalnya jika kita makan di rumah makan, kemudian melihat ada orang membuat tanda salib, kita pasti bilang, “Oh, orang itu orang Katolik. Dia saudara saya yang seiman.”

Oleh : Rm. John Leftthew, SJ
Disadur dari Milis Keluarga Felicitas

Pos ini dipublikasikan di Buletin dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s